Sabtu, 15 November 2014
Mendikbud Tinjau Implementasi Kurikulum 2013
Jakarta, Kemendikbud --- Dalam upaya penyempurnaan implementasi Kurikulum 2013, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan melakukan peninjauan ke sekolah-sekolah. Setelah kemarin (13/11/2014) ia mengunjungi SMAN 87 Jakarta, hari ini Mendikbud mengunjungi SDN Sukmajaya 1 Depok dan SMPN 1 Depok.
“Ketika menyusun sebuah kurikulum, jangan hanya melihat pandangan yang berada di luar kelas, tetapi justru melihat pandangan para guru dan siswa yang ada di dalam kelas,” ucap Mendikbud kepada media saat di akhir kunjungannya di SMPN 1 Depok, Jumat, (14/11/2014).
Dalam kunjungannya ke SDN Sukmajaya 1 Depok, Mendikbud masuk ke empat kelas dan melakukan interaksi dengan para siswa dan guru. Rahmi, guru kelas 1 pengajar mata pelajaran Bahasa Inggris mengutarakan rasa senangnya dikunjungi Mendikbud yang tiba-tiba hadir di tempatnya mengajar. “Rasa senang dan bangga karena sekolah dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Saya sangat, kaget sekali,” kata Rahmi kepada kemdikbud.go.id.
Mengenai Kurikulum 2013, Rahmi merespon baik kurikulum baru tersebut karena mampu membuat siswa lebih aktif di dalam kelas. Guru dan murid dapat bersama-sama belajar dan bekerja sama. Namun, diutarakannya, kendala dari para guru adalah sistem penilaian yang dinilai sulit. “Saya berharap cara penilaian siswa di Kurikulum 2013 dapat dipermudah,” harapnya.
Setelah mengunjungi SDN Sukmajaya 1 Depok, Mendikbud melanjutkan kunjungannya ke SMPN 1 Depok. Kunjungan tersebut ternyata bertepatan dengan penyelenggaraan pendampingan Kurikulum 2013 untuk guru mata pelajaran pada kluster 22 SMPN di Depok. Pada kesempatan itu beragam pendapat disampaikan oleh para guru. Senada dengan pendapat guru di SDN Sukmajaya 1 Depok, mereka juga mengharapkan sistem penilaian pada Kurikulum 2013 dapat lebih disederhanakan.
Kepala SMPN 1 Depok Etty Kuswandarini menyampaikan, Kurikulum 2013 baik untuk pengembangan sikap anak. Awal penerapan Kurikulum 2013 dianggap sulit, sama halnya seperti awal penerapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). “Penerapan kurikulum dahulu awalnya juga sulit. Saya rasa penerapan kurikulum saat ini juga sama, saya yakin setelah terbiasa akan menjadi biasa dalam penerapannya. Jadi kita akan bisa karena terbiasa,” ujarnya.
Selain mendengarkan pendapat para guru, Mendikbud juga mendengar pendapat para siswa. Dalam kunjungannya, ia mendapati para siswa menganggap Kurikulum 2013 terasa berat. Oleh sebab itu, ia berniat membuat tim evaluasi untuk menyempurnakan Kurikulum 2013.
“Dengan adanya berbagai masukan dari para guru dan siswa, kita akan perbaiki yang kurang. Karena yang penting dari penerapan kurikulum adalah tujuan proses belajar tercapai. Saya titip anak-anak sebagai wajah masa depan bangsa,” pungkas Mendikbud kepada para guru di akhir kunjungannya.
Mendikbud Ajak Masyarakat Terlibat dalam Pendidikan
Ia mencontohkan, fungsi pendidikan tidak hanya ada di sekolah, tetapi juga di rumah, dan orang tua memegang peranan penting di dalamnya. “Yang paling penting itu rumah. Orang tua harus belajar jadi pendidik yang baik,” ujar Mendikbud. Karena itu ia mengatakan harus ada gerakan di masyarakat untuk ikut bergerak dalam dunia pendidikan.
Pendidikan, lanjutnya, harus menjadi hal yang menyenangkan, dan bukan sesuatu yang menjadi beban bagi peserta didik maupun orang tua. “Saya dalam seminggu mendapat ribuan sms dari guru dan siswa,” tutur Mendikbud usai menghadiri silaturahim dengan keluarga besar Kemendikbud di Plasa Insan Berprestasi Kemendikbud, Jakarta, (13/11/2014).
Ribuan pesan singkat yang diterimanya itu sebagian besar mengeluhkan masalah yang dihadapi dalam dunia pendidikan di Indonesia. “Sekolah berat, tunjangan (guru) belum sampai, status (guru bantu/honorer) yang belum beres. Itu menggambarkan pendidikan masih menjadi beban,” katanya.
Ia menuturkan akan melakukan evaluasi terhadap metode pengajaran guru supaya tidak membebani siswa. “Bukan soal kurikulumnya, tetapi metode mengajar. Materi apapun bisa diterima dengan baik jika metode mengajarnya tepat,” jelas Mendikbud.
Permendikbud Tahun 2014 Tentang Kurikulum SD/MI
Seperti yang telah kita ketahui bahwa dokumen KTSP Kurikulum 2013
terdiri dari buku I, buku II dan buku III. Buku I berisi
sekurang-kurangnya visi, misi, tujuan, muatan, pengaturan beban belajar,
dan kalender pendidikan. Buku II berisi silabus yang dibuat oleh
pemerintah dan buku III yang dibuat oleh guru.
Saat ini sudah disahkan beberapa permendikbud baru, yaitu permendikbud nomor 57, 58, 59 dan 60 Tahun 2014.
- Permendikbud Nomor 57 tentang Kurikulum 2013 SD/MI sebagai pengganti Permendikbud Nomor 67 tahun 2013
- Permendikbud Nomor 58 tentang Kurikulum 2013 SMP/MTs sebagai pengganti Permendikbud Nomor 68 tahun 2013
- Permendikbud Nomor 59 tentang Kurikulum 2013 SMP/MTs sebagai pengganti Permendikbud Nomor 69 tahun 2013
- Permendikbud Nomor 60 tentang Kurikulum 2013 SMP/MTs sebagai pengganti Permendikbud Nomor 70 tahun 2013
Dengan demikian Permendikbud Nomor 67, 68, 69 dan 70 Tahun 2013 sudah dicabut dan dunyatakan tidak berlaku lagi.
Di dalam permendikbud 57, 58, 59 dan 60 tahun 2014 masing-masing dilampirakan 3 hal, yaitu:
- Keranggka Dasar dan Struktur Kurikulum
- Silabus
- Pedoman Mata Pelajaran.
Dengan demikian silabus untuk jenjang
SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK/MK sudah final, karena sudah dituangkan
dalam permendikbud-permendikbud tersebut di atas.
Untuk mengunduh permendikbud-permendikbud
tersebut Anda bisa mengunjugi situs resmi Produk Hukum Kemdikbud
(Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan) di tauan ini.
Terkait Kurikulum Pendidikan 2013/2014

Mencermati perkembangan politik yang ada di Indonesia saat ini, setiap bergantinya kabinet dengan menteri-menterinya yang beraneka rupa, latar belakang serta kepentingan membawa dampak yang signifikan terhadap dinamika pendidikan yang ada. Dan setelah beberapa kurikulum pendidikan ditawarkan hingga masuk uji coba, mulai tahun ajaran 2013/2014 jumlah mata pelajaran walhasil diringkas menjadi tujuh, meliputi :
- Pendidikan agama,
- Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN)
- Bahasa Indonesia
- Matematika
- Seni Budaya dan Prakarya
- Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan
- Pramuka
“Khusus untuk Pramuka adalah mata pelajaran wajib yang harus ada di mata pelajaran, dan itu diatur dalam undang-undang,” kata Nuh.
Salah satu ciri kurikulum 2013, khususnya untuk SD, adalah bersifat tematik integratif. Dalam pendekatan ini mata pelajaran IPA dan IPS sebagai materi pembahasan pada semua pelajaran, yaitu dua mata pelajaran itu akan diintegrasikan kedalam semua mata pelajaran.
Dikatakan untuk IPA akan menjadi materi pembahasan pelajaran Bahasa Indonesia dan matematika, sedangkan untuk IPS akan menjadi pembahasan materi pelajaran Bahasa Indonesia dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN).
Mendikbud mengatakan, kurikulum 2013 itu diharapkan bisa diterapkan mulai tahun ajaran baru 2013, tapi sebelumnya akan diuji publik sekitar November 2012.
“Masyarakat bisa memberikan masukan atas setiap elemen kurikulum mulai dari standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses hingga standar evaluasi. Adanya uji publik ini diharapkan kurikulum yang terbentuk telah menampung aspirasi masyarakat,” papar Nuh dilangsir beberapa media terkemuka yang tak perlu kami sebutkan satu persatu.
Buku Kurikulum 2013 Edisi 2014
Kurikulum 2013 akan meringankan beban
orang tua, karena sebagian besar buku ditanggung oleh pemerintah. Buku
pegangan guru dan siswa pada tahun pelajaran 2014/2015 lebih lengkap
bila dibandingkan dengan tahun pelajaran 2013/2014 yang hanya terbatas
pada 3 judul saja, yaitu Sejarah Indonesia, Bahasa Indonesia dan
Matematika.
# Buku Pegangan SD Kelas 2
# Buku Pegangan SD Kelas 4 Edisi Revisi 2014
# Buku Pegangan SD Kelas 5
Berikut ini akan saya bagikan buku-buku
pegangan siswa dan guru kurikulum 2013 edisi 2014 untuk jenjang SD yang saya peroleh dari blog sebelah. Silakan diunduh bila berkenan :
# Buku Pegangan SD Kelas 1 Edisi Revisi 2014
# Buku Pegangan SD Kelas 1 Edisi Revisi 2014
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 1 Tema 1: Diriku
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 1 Tema 1 Diriku
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 1 Tema 2: Kegemaranku
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 1 Tema 2 Kegemaranku
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 1 Tema 3: Kegiatanku
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 1 Tema 3 Kegiatanku
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 1 Tema 4: Keluargaku
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 1 Tema 4 Keluargaku
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 1 Tema 5: Pengamalanku
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 1 Tema 5 Pengamalanku
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 1 Tema 6: Lingkungan
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 1 Tema 6 Lingkungan
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 1 Tema 7: Benda-Hewan dan Tanaman disekitar
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 1 Tema 7 Benda-Hewan dan tanaman disekitar
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 1 Tema 8: Peristiwa Alam
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 1 Tema 8 Peristiwa Alam
# Buku Pegangan SD Kelas 2
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 2 Tema 1: Hidup Rukun
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 2 Tema 2: Bermain di Linkunganku
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 2 Tema 3: Tugasku Sehari-hari
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 2 Tema 4: Aku dan Sekolahku
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 2 Tema 5: Hidup Bersih dan Sehat
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 2 Tema 6: Air Bumi dan Matahari
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 2 Tema 7: Merawat Hewan dan Tumbuhan
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 2 Tema 8: Keselamatan di Rumah dan Perjalanan
# Buku Pegangan SD Kelas 4 Edisi Revisi 2014
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 4 Tema 1: Indahnya Kebersamaan
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 4 Tema 1 Indahnya Kebersamaan
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 4 Tema 2: Selalu Berhemat Energi
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 4 Tema 2 Selalu Berhemat Energi
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 4 Tema 3: Peduli Terhadap Makhluk Hidup
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 4 Tema 3 Peduli Terhadap Makhluk Hidup
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 4 Tema 4: Berbagi Pekerjaan
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 4 Tema 4 Berbagi Pekerjaan
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 4 Tema 5: Pahlawanku
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 4 Tema 5 Pahlawanku
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 4 Tema 6: Indahnya Negeriku
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 4 Tema 6 Indahnya Negeriku
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 4 Tema 7: Cita-citaku
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 4 Tema 7 Cita-citaku
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 4 Tema 8: Tempat Tinggalku
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 4 Tema 8 Tempat Tinggalku
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 4 Tema 9: Makananku Sehat dan Bergizi
- Buku Pegangan Siswa SD Kelas 4 Tema 9 Makananku Sehat dan Bergizi
# Buku Pegangan SD Kelas 5
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 5 Tema 1: Benda-Benda di Lingkungan Sekitar
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 5 Tema 2: Peristiwa dalam Kehidupan
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 5 Tema 3: Kerukunan dalam Bermasyarakat
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 5 Tema 4: Sehat Itu Penting
- Buku Pegangan Guru SD Kelas 5 Tema 5: Bangga sebagai Bangsa Indonesia



















